I've got a new song in my heart!
Semalam saya menghadiri ibadah doa malam di gereja asal (home church) saya. Salah seorang teman saya menjadi pemimpin pujian dan ia memulai ibadah doa dengan mengajak jemaat menyanyikan pujian Ku Kagum Hormat akan Engkau; sebuah lagu yang saya kira sudah familiar di telinga jemaat. Syairnya seperti ini:
Lagu ini pun sebenarnya sudah sangat familiar bagi saya dan termasuk lagu oldies lah. Namun, ketika saat itu saya menyanyikannya, entah mengapa lagu tersebut menjadi sebuah nyanyian baru bagi saya. Setelah itu, saya berpikir sepertinya sudah lama saya tidak betul-betul menyanyikan sebuah lagu dengan berfokus kepada Tuhan. Selama ini saya hanya berfokus mendengarkan alunan musik dan bagaimana si pemimpin pujian membawakan lagu demi lagu. Saya melewatkan momen worshipping with God. Saya sudah berkali-kali melewatkan hadirat Tuhan, yang begitu lembut menghampiri saya. Saya melewatkan sebuah nyanyian baru yang Tuhan berikan di dalam hati saya. Ketika saat itu saya menyanyikan lagu tersebut, saya betul-betul dibawa kepada pribadi Tuhan yang sangat indah, tiada taranya. Pribadi yang ajaib melampaui akal budi dan hikmat manusia. I have seen the beauty of my God, the unfathomably wise God, the uncomparable God. Saya sangat amat bersyukur Tuhan menganugerahkan momen tersebut. Saya jadi teringat apa yang dikatakan oleh Pdt. Hendra G. Mulia mengenai momen-momen seperti ini. Momen-momen seperti ini adalah kairos di tengah kronos. Momen-momen yang datang semata-mata karena Tuhan yang memberikan, bukan karena saya yang mencari. Momen-momen yang menghampiri saya karena anugerah dan kemurahan Tuhan, bukan karena saya sudah hidup baik di hadapan-Nya sehingga saya layak untuk merasakan hadirat-Nya. Sekali lagi, saya sungguh bersyukur!
Tuhan, kerinduanku adalah mempunyai hati dan pikiran yang tertuju kepada-Mu dan terbuka untuk-Mu. Biarlah nyanyian-nyanyian baru itu selalu ada untukku. Biarlah hidupku menjadi nyanyi-nyanyian yang menyenangkan-Mu. Amin.
Jakarta, 23 Juli 2015
Misael Prawira.
Kau sungguh indah tiada taranya, sungguh menakjubkan
Sungguh ajaib tuk dimengerti, lebih dari s'mua yang ada
Hikmat-Mu tiada terselami, kasih-Mu dalam tak terduga
Kau sungguh indah tiada taranya, mulia dan berkuasa
Ku kagum hormat akan Engkau
Ku kagum hormat akan Engkau
Kau Allah yang layak dipuji
Ku kagum akan Engkau

Komentar
Posting Komentar