Melayani bersama TUHAN
Malang, 28 Desember 2014
Dua hari menjelang SAAT Youth Camp 2014.
"Have I not commanded you? Be strong and courageous. Do not be frightened and do not be dismayed, for the LORD your God is with you wherever you go" - Joshua 1:9 (ESV)
Dua hari lagi sebuah event untuk anak muda akan berlangsung di kampus saya. Acara yang digagas dan sudah dimulai sejak 57 tahun yang lalu, yaitu SAAT Youth Camp (SYC). Saya tidak tahu persis pergumulan para senior 57 tahun yang lalu, sehingga SYC bisa terlaksana. Namun, saya yakin di dalam diri mereka ada suatu kerinduan agar anak-anak muda di Indonesia bisa percaya dan mengenal Tuhan yang benar, sehingga kehidupan mereka boleh diubahkan dan tidak sia-sia.
Saya mencoba sejenak membayangkan bagaimana persiapan dan pelaksanaan SYC-SYC yang terdahulu. Saya pikir tidak jauh berbeda dengan apa yang saya rasakan sekarang, termasuk juga yang dirasakan oleh rekan-rekan lain yang turut menyiapkan SYC 2014. Rasa takut, gentar, semangat, dan perasaan lainnya bercampur di dalam diri setiap kami yang mempersiapkan SYC. Namun, apakah perasaan-perasaan tersebut timbul karena keinginan agar SYC sukses, ataukah semata karena ada sebuah kesadaran bahwa ada TUHAN, yang menjadi Sang Pemimpin Proyek, Sang Penonton Tunggal, sekaligus Sang Penolong?
Di akhir persiapan SYC 2014 ini saya kembali diingatkan akan perkataan penyemangat dari Tuhan kepada Yosua. Saya rasa ada kegentaran di dalam diri Yosua, ketika ia akan memimpin dan membawa bangsa Israel ke Tanah Perjanjian. Namun, sebelum ia bergerak lebih jauh, Tuhan mengingatkannya agar ia tidak takut dan gentar dalam menjalani tugas pelayanannya, karena Tuhan sendiri yang akan beserta dengannya. Tuhan juga mengingatkan Yosua agar tetap menaati segala perintag dan hukum yang sudah Tuhan berikan sejak masa kepemimpinan Musa. Tuhan ingin Yosua PERCAYA DAN TAAT sepenuhnya. Trust and obey. Inilah makna dari melayani bersama Tuhan.
Melayani bersama Tuhan membutuhkan sebuah tekad dan komitmen untuk mau menundukkan ego, keinginan, kemauan, kepentingan masing-masing individu dan berjalan di belakang Tuhan, Sang Pemimpin Proyek. Melayani bersama Tuhan membutuhkan sebuah kesadaran bahwa hanya Tuhanlah Sang Penonton Tunggal dari pelayanan kita, bukan manusia. Melayani bersama Tuhan membutuhkan sebuah iman yang mau percaya dan taat sepenuhnya kepada Sang Penolong. Last but not least, melayani bersama Tuhan juga membutuhkan kerja sama yang solid di antara para pelayan, yang menyadari bahwa mereka memiliki Tuhan yang sama. Tuhan yang sudah menebus mereka dengan salib yang mulia. Tuhan yang pasti akan menolong mereka dalam menjalani pelayanan mereka. Tuhan yang sudah mempersatukan mereka di dalam panggilan pelayanan-Nya yang mulia. Tuhan yang layak dipuji dan dimuliakan melalui pelayanan mereka. Amin. Soli Deo gloria!
"I am not practicing day in and day out so that I can please others. My audience is God" - Jeremy Lin.
"I lift up my eyes to the hills. From where does my help come? My helo comes from the LORD, who made heaven and earth" - Psalm 121:1-2 (ESV).
Misael Prawira.
Dua hari menjelang SAAT Youth Camp 2014.
"Have I not commanded you? Be strong and courageous. Do not be frightened and do not be dismayed, for the LORD your God is with you wherever you go" - Joshua 1:9 (ESV)
Dua hari lagi sebuah event untuk anak muda akan berlangsung di kampus saya. Acara yang digagas dan sudah dimulai sejak 57 tahun yang lalu, yaitu SAAT Youth Camp (SYC). Saya tidak tahu persis pergumulan para senior 57 tahun yang lalu, sehingga SYC bisa terlaksana. Namun, saya yakin di dalam diri mereka ada suatu kerinduan agar anak-anak muda di Indonesia bisa percaya dan mengenal Tuhan yang benar, sehingga kehidupan mereka boleh diubahkan dan tidak sia-sia.
Saya mencoba sejenak membayangkan bagaimana persiapan dan pelaksanaan SYC-SYC yang terdahulu. Saya pikir tidak jauh berbeda dengan apa yang saya rasakan sekarang, termasuk juga yang dirasakan oleh rekan-rekan lain yang turut menyiapkan SYC 2014. Rasa takut, gentar, semangat, dan perasaan lainnya bercampur di dalam diri setiap kami yang mempersiapkan SYC. Namun, apakah perasaan-perasaan tersebut timbul karena keinginan agar SYC sukses, ataukah semata karena ada sebuah kesadaran bahwa ada TUHAN, yang menjadi Sang Pemimpin Proyek, Sang Penonton Tunggal, sekaligus Sang Penolong?
Di akhir persiapan SYC 2014 ini saya kembali diingatkan akan perkataan penyemangat dari Tuhan kepada Yosua. Saya rasa ada kegentaran di dalam diri Yosua, ketika ia akan memimpin dan membawa bangsa Israel ke Tanah Perjanjian. Namun, sebelum ia bergerak lebih jauh, Tuhan mengingatkannya agar ia tidak takut dan gentar dalam menjalani tugas pelayanannya, karena Tuhan sendiri yang akan beserta dengannya. Tuhan juga mengingatkan Yosua agar tetap menaati segala perintag dan hukum yang sudah Tuhan berikan sejak masa kepemimpinan Musa. Tuhan ingin Yosua PERCAYA DAN TAAT sepenuhnya. Trust and obey. Inilah makna dari melayani bersama Tuhan.
Melayani bersama Tuhan membutuhkan sebuah tekad dan komitmen untuk mau menundukkan ego, keinginan, kemauan, kepentingan masing-masing individu dan berjalan di belakang Tuhan, Sang Pemimpin Proyek. Melayani bersama Tuhan membutuhkan sebuah kesadaran bahwa hanya Tuhanlah Sang Penonton Tunggal dari pelayanan kita, bukan manusia. Melayani bersama Tuhan membutuhkan sebuah iman yang mau percaya dan taat sepenuhnya kepada Sang Penolong. Last but not least, melayani bersama Tuhan juga membutuhkan kerja sama yang solid di antara para pelayan, yang menyadari bahwa mereka memiliki Tuhan yang sama. Tuhan yang sudah menebus mereka dengan salib yang mulia. Tuhan yang pasti akan menolong mereka dalam menjalani pelayanan mereka. Tuhan yang sudah mempersatukan mereka di dalam panggilan pelayanan-Nya yang mulia. Tuhan yang layak dipuji dan dimuliakan melalui pelayanan mereka. Amin. Soli Deo gloria!
"I am not practicing day in and day out so that I can please others. My audience is God" - Jeremy Lin.
"I lift up my eyes to the hills. From where does my help come? My helo comes from the LORD, who made heaven and earth" - Psalm 121:1-2 (ESV).
Misael Prawira.

Komentar
Posting Komentar