You're amazing Lord: A Flashback of 2012


Di penghujung tahun 2012 ini, banyak orang yang merayakan kesuksesan mereka dengan cara mereka masing-masing.. Namun, ada juga yang masih berjuang seakan-akan tahun 2012 ini masih panjang.. Dan tidak jarang juga ada yang masih bergelut dengan masa lalu yang seakan tidak ada habis-habisnya disesali..

Ketika melihat kembali apa saja yang sudah saya alami di tahun 2012 ini, sesuai dengan judul tulisan saya ini, saya hanya dapat berkata: ajaib Kau, Tuhan.. Lord, You are truly amazing.. Semua yang sudah saya alami selama tahun 2012 ini tidak lepas dari tangan kasih Tuhan.. Pemeliharaan dan kasih setia Tuhan tidak pernah berhenti menopang saya sepanjang tahun ini.. Ketika begitu banyak momen di mana saya jatuh bangun dalam menjalani setiap langkah dari kehidupan saya, Tuhan Yesus tetap setia menemani saya.. Saya tahu benar Ia ada di samping saya.. Memperhatikan saya, menuntun saya, menopang saya, dan menjaga saya.. Malahan saya sendiri yang seringkali hanya mengetahui bahwa Tuhan Yesus selalu ada di samping saya, tetapi selanjutnya saya tidak peduli dengan kehadiranNya.. Sungguh, tahun ini saya menyadari bahwa kasih setia Tuhan benar-benar tak berujung.. Dan saya tak hentinya bersyukur untuk setiap Firman Tuhan yang terus menegur dan mengingatkan saya, baik di gereja maupun dalam saat-saat pribadi saya bersama dengan Tuhan.. Momen paling dekat di mana Firman Tuhan mengingatkan saya adalah malam kemarin, 26 Desember 2012, di saat Kebaktian Doa Rabu malam di gereja saya, di mana Firman Tuhan dibawakan oleh salah seorang teman saya.. Di saat itu, saya sontak diingatkan akan momen di mana saya benar-benar jatuh hati, jatuh cinta (apapun itu namanya) kepada Tuhan Yesus..

Ya, momen itu terjadi ketika saya berbincang dengan mantan pacar saya, ketika membicarakan mengenai kelanjutan relasi kami waktu itu.. Di saat itu, saya pun sejujurnya tidak tahu mengapa saya bisa melontarkan kata demi kata seperti itu.. Ketika mantan pacar saya menyatakan bahwa sepertinya relasi kami harus berakhir dan ia menanyakan mengenai pendapat dan perasaan saya, di saat itu pun saya memang sudah tahu akan mengatakan bahwa jika salah satu pihak merasa sudah tidak dapat melanjutkan relasi lagi, kemungkinan besar memang relasi tersebut sudah tidak dapat dilanjutkan lagi, karena itu akan menjadi relasi yang pincang.. Namun, di saat itu juga, selain menyampaikan hal tersebut, dari mulut bibir lidah saya terlontar pernyataan yang kurang lebihnya seperti berikut ini:

"Jika memang aku harus kehilangan kamu, atau mungkin aku harus kehilangan segalanya di dunia ini, aku lebih baik kehilangan itu semua, daripada aku harus kehilangan Tuhan dan pelayanan-pelayananku.."

Dan di saat itu juga, saya langsung tersadar akan cinta kasih setia Tuhan yang tak pernah sesaat pun meninggalkan saya.. Saya juga teringat akan setiap momen-momen pelayanan saya, pribadi demi pribadi yang saya layani, saat-saat di mana Tuhan menyatakan pemeliharaanNya ketika saya melayani.. Semua bentuk kasih setia Tuhan saat itu seakan terbersit dengan hebatnya di pikiran dan hati saya.. Dan ketika pada akhirnya saya benar-benar harus kehilangan mantan kekasih saya ini, memang ada beberapa saat di mana saya sempat sangat down dengan situasi tersebut.. Saya sempat complain kepada Tuhan, seraya bertanya-tanya terus menerus, mengapa hal ini bisa terjadi.. Sampai-sampai akhirnya duri dalam daging saya muncul (saya mempunyai hyper Ig-E syndrome yang ternyata merupakan kelainan gen bawaan sejak lahir, namun efeknya baru muncul ketika saya mengalami peristiwa kehilangan mantan pacar saya).. Sempat saya seperti tidak tahu harus bagaimana lagi dengan kehidupan saya.. Saya sangat kecewa...

Namun, di saat itulah, Tuhan Yesus perlahan membangkitkan saya.. Terus-menerus dengan setia mengingatkan akan kasih setiaNya kepada saya.. Dan akhirnya saat ini, saya kembali hanya bisa berkata: Tuhan, perbuatanMu sungguh benar amat ajaib.. Tak pernah terduga oleh hati dan pikiranku.. Sehebat apapun aku berusaha menyelami segala perbuatanMu, itu tak akan pernah bisa, karena Engkau tidak terbatas sedangkan aku terbatas.. Namun, Engkau dengan setia selalu mengasihi aku yang terbatas ini..

Ada 1 pujian yang merepresentasikan akan tulisan saya ini.. Selamat menikmati:

You're my everything, the reason I sing
(Engkaulah segalanya, alasanku untuk memujiMu)
You've taken me under Your wings, and closer to You I draw near
(Kau membawaku di naungan sayapMu, dan aku pun semakin dekat denganMu)
My life's in Your hands, my heart beats in Your perfect love
(Hidupku di tanganMu, jantungku berdegup di dalam kasih karuniaMu yang sempurna)
My lips shall praise You, adore You, and lifting my love, I will sing
(Bibirku pun memujiMu, mengagungkanMu, dan ku angkat hatiku kepadaMu)

You're amazing, never changing
(Kau menakjubkan, tak pernah berubah)
Always with me, enthroned within my soul
(Selalu bersamaku, bertahta di jiwaku)
Overflowing, my heart offers the deepest of honor and worship
(Hatiku meluap dengan syukur dan mempersembahkan segala hormat dan sembahku)
You are amazing
(Karena Engkau sungguh menakjubkan)

Ya Tuhan, sungguh benar Engkau menakjubkan.. Perbuatan-perbuatanMu sungguh ajaib, di luar alam pemikiran dan perasaanku.. Aku hanya bisa bersyukur dan bersyukur kepadaMu, ya Tuhanku..


Last but not least, di penghujung 2012 ini, saya ingin bersyukur kepada Tuhan Yesus, untuk:

Tuhan Yesus - pribadi yang sangat mengasihi saya.. Great is Your faithfulness, o Lord.. Aku rindu semakin dekat denganMu, semakin mengalami dan mengenalMu dan segala perbuatanMu yang ajaib, lebih dan lebih lagi.. I want to know You more..

Papa, mama - 2 pribadi yang tidak pernah berhenti mengasihi dan menjagaku, dengan berbagai cara mereka.. Ya Tuhan, aku ingin lebih mengasihi kedua orang tuaku.. Berikanku hati seperti hatiMu.. Thanks a bunch mom and dad.. I love you both..

Semua teman dan sahabatku - aku bersyukur Tuhan memberikan kesempatan untuk mengenal kalian semua, especially untuk sobat-sobatku yang tak berhenti mendukung dan mendoakanku di saat-saat terendah dalam hidupku.. I thank my God for you..

Dan semua orang yang pernah dan sedang mengisi kehidupan saya.. Khususnya 1 pribadi yang saat ini bergumul bersama saya (seperti biasa: #nomention #avoidingcontroversy #hehehe).. Saya bersyukur kepada Tuhan untuk dirimu, yang membuatku kembali perlahan dapat membuka hati.. Thank you, love..



Jakarta, 27 Desember 2012
Di siang hari yang sangat cerah


Misael Prawira
God's precious son and servant
Cum Deo faciemus nostrum optimus !

Komentar

Postingan Populer