A Heart for You (taken from Psalm 139)

Shalom bloggers and blog-readers! :)

Puji Tuhan, hari ini saya kembali dikuatkan oleh satu pujian yang sebenarnya sudah sering saya dengar dan umurnya sudah cukup tua, namun hari ini benar-benar menjadi lagu baru bagi diri saya, di tengah berbagai pergumulan hidup yang saya alami :) berikut adalah liriknya:

A Heart for You

Bring me near, I surrender
Search me, o God, and look into my heart
Everything I give for You to dwell inside Your heart

Where could I go to escape from Your spirit or Your side
If I climb high above, or I dig underground
You will find me, You'll there waiting for me

Reff:
Now my heart sings for You
You know me, Lord, inside out
How my soul longs for You
You love me, Lord, inside out
I was made just for You
You shaped me, Lord, inside out
Now I stand before You, and offer this heart just for You

You've prepared all of my days
Before I'd even take one single breath
Everything I give for You to dwell inside Your heart

Bridge:
Before I was born, You've known all about me
With each breath I take, You know what I say
You sculpted each shape and formed me together
And now I sing praise for I am fearfully and wonderfully made

Saya bersyukur lagu ini tidak hanya menjadi berkat bagi saya, namun sekaligus menjadi doa bagi saya, sesuai judul yang tertera di Alkitab pada Mazmur 139: Doa di hadapan Allah yang Maha tahu..
Allah kita mengetahui segala sesuatu, dari yang sudah terjadi, yang sedang terjadi, bahkan sampai yang akan terjadi di masa yang akan datang.. Sudah beberapa bulan ini saya cukup bergumul mengenai masalah hati dan pikiran.. Tidak jarang hati saya menyimpan hal-hal yang jahat (dendam, iri hati, dll) dan pikiran saya memikirkan dan merencanakan yang jahat, sebagai hasil dari kekecewaan saya terhadap seseorang yang sangat saya kasihi..

Saya menyadari bahwa secara manusia lahiriah yang datang ke dunia dengan natur dosa, saya sangat mudah jatuh ke dalam dosa. Sedikit saja trigger, maka dosa dengan mudah merasuk ke dalam tubuh jasmani dan rohani saya, menggerogoti pikiran dan hati saya. Namun, ketika Tuhan Yesus sudah membuka mata rohani saya 6 tahun yang lalu, saya sebagai Misael yang baru, sebagai anak Tuhan Yesus Kristus yang sadar bahwa diri saya, secara lahiriah dan batiniah sudah ditebus oleh darah Kristus, maka sudah sepatutnya saya hidup sesuai dengan kehendakNya, di dalam anugrah dan kemurahanNya.. Sebagai manusia baru, sudah selayaknya hari demi hari saya semakin dikuduskan dan semakin jauh dari dosa.. Memang dalam kenyataannya, jujur sangat sulit untuk melawan godaan dosa.. Saya sempat terjatuh dan terjerembab, namun Tuhan Yesus tak pernah meninggalkan saya :)

Kesetiaan Tuhan tidak pernah berhenti mengejar saya, dan puji Tuhan saat ini saya semakin disadarkan akan kasih setia dan pemeliharaan Tuhan.. Ke mana pun saya pergi menjauh, di situ Tuhan ada, yang berarti Tuhan selalu dekat dengan saya.. Sedalam apa pun saya menyembunyikan dosa dan pergumulan saya, Tuhan selalu setia menunggu saya untuk saya mengakui dan bercerita kepadaNya, dan pengampunanNya selalu tersedia bagi saya dan kita semua.. Ia selalu membawa saya semakin dekat ke pelukanNya, yang selalu menentramkan hati dan pikiran saya.. Jiwa saya pun semakin haus akan hadiratNya.. Saya ingin mengenalNya lebih dan lebih dalam lagi, melalui FirmanNya yang ajaib dan pemeliharaanNya yang kekal, dari dulu, sekarang, dan sampai selama-lamanya..

Saya sangat berharap setiap dari kita boleh mengalami Tuhan dalam setiap langkah hidup kita.. :) Jangan pernah mengira bahwa Tuhan jauh, atau Tuhan menjauh, atau malahan Tuhan tidak ada.. TUHAN SELALU ADA UNTUK KITA.. KASIH SETIANYA TIDAK PERNAH BERUBAH.. JANJINYA ADALAH YA DAN AMIN untuk kita semua.. RENCANANYA ADALAH KEKAL DAN INDAH..
Dan pada akhirnya, seperti nasihat Rasul Paulus kepada jemaat di Roma, di dalam kitab Roma 12:1-2, yang berkata:

"Karena itu saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu, sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna."

Soli deo gloria! Segala kemuliaan hanya bagi Allah di tempat yang Maha tinggi! :)

With God we do our best!


Kamis siang yang indah,
- Misael Prawira
Anak dan hamba Tuhan yang terkasih.

Komentar

Postingan Populer