It's good to be home (with God)!

Medio April 2018 ini saya memulai pelayanan penuh waktu di gereja asal saya (homechurch), yaitu GKY Jemaat Green Ville (GKY GV).  Entah bagaimana asal muasalnya, sebagian besar rekan dan teman yang tahu saya akan melayani penuh waktu di GKY GV biasanya berkomentar: "Wah pelayanan di GKY, gereja kaye!" atau pun, "Wah enak ya pelayanan di gereja besar!" dan "Ah di GV mah sudah banyak hamba Tuhannya, palingan kerjain apa sih di sana."  Biasanya saya anggap mereka-mereka ini guyon dan anyway sudah cukup sering saya mendengar selentingan-selentingan seperti ini.  Hehehe.

Namun, ketika kembali ke homechurch dan melayani sebagai rohaniwan penuh waktu, saya teringat akan sebuah frasa, "It's good to be home again!  Wah, betapa menyenangkannya berada di rumah lagi!"  Sebuah ekspresi positif, menunjukkan perasaan sukacita ketika seseorang bisa berada di rumah dan lebih dari itu adalah merasa di rumah (to feel at home).  Sontak dari frasa ini pun saya kembali ingat momen perpisahan saya dengan teman-teman di seminari.  Ketika itu saya mengucapkan terima kasih karena mereka sudah menjadi rumah (home) bagi saya selama tiga tahun dan tujuh bulan.  Ketika saya melayani selama satu tahun di Bandung pun saya kembali merasakan nuansa homey.  Dan saat-saat ini ketika saya kembali ke GKY GV, salah satu permohonan saya kepada Tuhan adalah agar saya bukan sekadar berkata, "It's good to be home again!" namun, "It's good to be home with God!  Ah, betapa menyenangkannya berada di rumah bersama dengan Tuhan Allahku!"  
 
Keberadaan saya di homechurch akan sia-sia tanpa Tuhan bersama saya dan bersama gereja-Nya.  Kehadiran Tuhanlah yang akan menjadikan keberadaan saya di gereja-Nya menjadi sebuah keberadaan yang menghasilkan buah bagi kemuliaan-Nya; sebuah keberadaan yang tidak sia-sia karena Tuhan berada (hadir) bersama saya dan gereja-Nya.  Kehadiran-Nya yang juga akan memampukan saya untuk habis-habisan melayani-Nya, sebagaimana doa dan kerinduan saya ketika akan menjalani praktik pelayanan setahun yang lalu.

It's good to be home again, with God.


Jakarta, 24 April 2018.

Misael Prawira.
 
 
https://www.facebook.com/GKYGRV/photos/a.10150624903576715.404072.62692196714/10155440484181715/?type=1&theater
 

Komentar

Postingan Populer